de,
kk masih tak percaya dengan apa yang dd bilang, perjalanan hidup kita mungkin masih jauh, namun bila kita tengok ke belakang, tak sebentar pula kita bersama...
sejujurnya bukan kk tak ingin bertemu dengan dd, tapi kenapa hal seperti ini yang akhirnya merenggangkan hubungan kita, ?
apakah karena jarak yang mungkin memisahkan?
apakah karena berton-ton rindu yang tak terbendung hingga meniti pada klimaks yang memuncak dan menyembur menjadi sebuah rasa benci?
ataukah hilangnya rasa percaya dd?
atau mungkin kk yang memang tanpa sadar membuat kesalahan hingga dd berlaku begini pada kk?
de,
masih ingatkah pertama kali janji kita?
janganlah terlalau tergesa-gesa mengambil keputusan,
janganlah termakan oleh amarah yang bersemayam didalam dada,
kalo memang kk salah tolong luruskanlah,
jangan sampai perjuangan kita slama ini kandas begitu saja,
janganlah beranggapan bahwa sabar itu ada batasnya,
karena bukan lah kesabaran bila masih terbatas.
orang seperti kk tak tahu harus bagaimana meniti jalan kedepan bila tak ada yang meluruskan...
kalaupun dd tahu,
setiap detik kk ingat kata-kata dd yang mungkin akan meninggalkan kk,
rasanya tak terbendung tangis ini,
meluncur begitu saja menelusuri sudut-sudut mata yang mungkin sudah bengkak karena terlalu banyak air yang keluar.
kk hanya manusia yang tak pernah tahu arah tujuan hidupnya sendiri.
ketika dd hadir disamping kk,
kk mempunyai motivasi untuk bangkit.
mohon dd pertimbangkanlah,
kk tak bisa menahan dd, atau merayu dd, kk terima apapun keputusan dd.
hidup kita masih panjang dan tak sebentar pula kita bersama.

24-12-2011
teruntuk
ADEL
